Pengalaman Mencairkan BPJS TK Saat Wabah Corona

All right guys welcome back to my blog kali ini gua mau share ke kalian yang mau mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan. Kebetulan gua juga habis kontrak dari perusahaan sejak bulan April yang lalu, gara-gara pandemi virus Covid-19 kontrak kerja gua berakhir.

Ngomong-ngomong gua pertama kali mencairkan BPJS dan gua agak kebingungan di sana. Dan nyatanya proses pencairan ternyata ribetnya minta ampun, dan memakan waktu yang lama. Oke guys yang mau mencairkan BPJS wajib baca sampai dibawah jangan sampai gak baca, soalnya budaya Indonesia sekarang lagi kurang membaca. Makanya dibaca dan di simak baik-baik biar kalian tidak kebingungan prosesnya.


Pada tanggal 28 Mei gua daftar online linknya ini Antrian Online BPJS Silahkan kalian semua buka websitenya. Gua saranin mending daftar dipagi hari jam 6 sampai jam 8 idealnya.

Saat gua daftar ternyata pas pemilihan tanggal pengajuannya hanya bisa tanggal 9 Juni dan 10 Juni. Entah kenapa gua mintanya akhir Mei dan awal Juni tapi gak bisa, dipikir-pikir mungkin kuotanya penuh kali. Soalnya gua cabang Bekasi, mungkin kalian beda-beda.

Pada hari itu masih tanggal 28 Mei gua coba pergi ke kantor cabangnya tanpa bawa apa-apa, greget kan?. Disana gua mau coba nanya bagaimana prosesnya, tapi gua ditanya sama mbak-mbak satpam ''mas habis kontrak bulan apa?, gua jawab ''bulan april mbak''. terus mbak itu ngomong lagi ''oh gak bisa mas, minimal kalo mau cairin harus nunggu 2 bulan''. Terus gua jawab lagi ''oh gitu mbak, kira-kira bulan apa ya?''. Dibales lagi ama dia ''Tanggal 9-10 Juni mas, datang kesini lagi baru bisa''.

Dan gua pikir-pikir kok mbak ini bisa tau ya, padahal saya daftar tanggal 9 Juni tapi mbak satpam bilang juga tanggal 9 Juni. Tapi setelah itu gua langsung pulang kerumah sambil merenung diperjalanan. Pas pendaftaran online sebenarnya saat tanggal pengajuannya apakah ke detect harus nunggu 2bulan? apakah memang kuotanya penuh?. Bodo amat dah yang penting gua datang tanggal 9 Juni.

Saat mendapatkan pesan Email dari BPJS disuruh menyiapkan persyaratan dan di scan tapi gua gak melakukan itu karena malah tambah ribet bro mending gua datang ke kantor cabangnya. Memang sih, sebenarnya ada 2 cara ada yang bisa dicairin lewat Online, dan bisa datang langsung. Tapi gua milih datang langsung ke cabangnya biar tahu aja.

Tanggal 8 Juni gua dapat pesan Email dari BPJS bahwa gua gak upload foto scan persyaratannya, tapi diharuskan gua datang ke kantornya langsung sesuai jam yang tertera.

Dan yang menyedihkan....

Gua datang jam 1 siang sesuai jam yang diharuskan ternyata gua disuruh pulang lagi sama petugas karena jam siang tidak menerima lagi pencairan BPJS. Katanya antrian manual di babat habis pada jam pagi akhirnya yang kena dampaknya antrian online gak bisa mencairkannya. Tapi sore jam 4 gua dapat email lagi katanya besok suruh datang lagi tanggal 10, tapi harus pagi-pagi banget biar prosesnya cepet.

Tanggal 10 gua datang ke kantornya dan isi tas gua apa aja sih...
  1. Kartu BPJS Ketenagakerjaan Asli dan Foto Copy
  2. KTP Asli dan Foto Copy
  3. Kartu Keluarga dan Foto Copy
  4. Paklaring (Surat Pengalaman Kerja) Asli dan Foto Copy
  5. Buku Rekening Asli dan Foto Copy (rekening aktif)
  6. Print Bukti Email Pendaftaran Online (PDF)
Proses dikantor cabangnya....

Tunjukkan syarat asli dan foto copy terutama tampilkan bukti pendaftaran online biar petugas percaya

Petugas memberikan formulir pendaftaran BPJS sebanyak 4 lembar (1 formulir asli pendaftaran, 1 formulir pendaftaran warna kuning yang hasil jiplak formulir asli) (2 lembar formulir klaim dana bantuan JHT)

Setelah gua isi, langsung pindah tempat duduk di area setelah pendaftaran formulir. Dan petugas memberi nomor antrian, meja, dan nomor Whatsapp.

Gua disuruh foto syarat berkas asli dan foto copy pake Hp gua (foto harus jelas). Pokoknya yang ada di tangan gua harus difoto semua, dari bukti email pendaftaran online sampai nomor antrian yang diberikan petugas. Btw foto-foto syarat itu dikirim lewat Whatsapp, nomornya sudah tertera saat petugas memberi nomor antrian.

Habis itu para petugas yang didalem kantor cabang udah siap menerima layanan, tapi ternyata gua disuruh ke meja dan memandang komputer. Btw zamannya pandemi Covid19 jadi harus pakai sistem Videocall. Syarat dan berkasnya dibawa semua saat menuju meja yang diberikan.

Gua ditanya tanggal lahir gua berapa, ibu kandung siapa, terus sambil nunjukin KTP, KK, Paklaring ke kamera komputer. Pokoknya nanti kalian ikutin aja intruksi yang diberikan oleh petugas. Cepet kok gua cuma 2 menit doang, yang lama itu nungguin petugas yang lagi layanin orang lain. Soalnya 5 orang yang ngelayanin 1 orang petugas aja. 

Ending dari videocall itu, laporan telah diterima terus dibilangin kalau uangnya tidak ditransfer selama 2 minggu lebih silahkan datang kesini lagi. Waktu transfer kira-kira 5 hari sampai 14 hari.

Habis itu syarat berkas yang Foto Copy diambil oleh petugas dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan juga diambil petugas. Jadi kalian pulang cuma membawa berkas asli, dan formulir pendaftaran yang warna kuning buat bukti kalau uang tidak di transfer.


Penutup:
Jangan lupa tinggalkan komentar walaupun terima kasih....

Post a Comment

2 Comments